Minggu, 19 Februari 2017

RHINITIS pada Tortoises (Sulcata Tortoise)

oleh Dinda Mahardika, DRH
Kura-kura darat atau yang biasa dikenal dengan tortoise ini merupakan golongan reptile yang termasuk dalam kelompok chelonian. Jenis tortoise yang biasa dikenal yaitu sulcata, spur thighed tortoise dll. Tortoise ini perawatannya cukup mudah, namun yang perlu diperhatikan dalam manajemen kandang yaitu harus memperhatikan POTZ yaitu preferred optimum temperature zone bahwasanya pengaturan suhu yang ideal di dalam kandang agar tortoise tetap berada dalam suhu yang optimum sebab tortoise merupakan hewan reptile yang berdarah dingin. Reptil dalam hal ini tortoise merupakan hewan berdarah dingin yaitu hewan yang tidak bisa menyesuaikan suhu tubuhnya dengan lingkungan sekitar, jika suhu di dalam kandang tidak sesuai dengan POTZ, maka tortoise atau kura-kura darat akan mengalami gangguan pada system imun sehingga akan mudah penyakit masuk ke dalam tubuh.
Jenis diet pakan yang dapat diberikan untuk tortoise yaitu sayuran ataupun daun-dauan. Sebagai contohnya yaitu sayur kangkung, daun bayam, daun lettuce dan rumput-rumputan. Namun hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan hijauan maupun sayur untuk tortoise ini harus dilayukan terlebih dahulu. Perawatan kandang juga harus yang ideal untuk tortoise yaitu dengan alas tanah yg lembut dan terdapat cukup air seperti genangan air untuk seketika jika tortoise ingin berendam, serta pembuatan gorong-gorong atau gua kecil juga sangat dianjurkan. Sebab jika di dalam kandang tortoise ketersediaan air kurang maka dapat menyebabkan dehidrasi dan infeksi penyakit.
Kelompok chelonian dalam hal ini tortoise mempunyai anatomi atau betuk tubuh berdiferensiasi spesifik. Jantung mempunyai dua atrium dan 1 ventrikel serta mempunyai pericardium atau otot jantung yang tebal. Struktur pulmo atau paru-paru terdiri dari paru-paru kanan dan paru-paru kiri serta mempunyai pleura yang tipis. Frekuensi denyut jantung pada tortoise dipengaruhi oleh umur, ukuran tubuh serta lingkungan (suhu dan kelembapan terutama dalam kandang). Frekuensi napas juga dipengaruhi oleh umur, ukuran tubuh, serta lingkungan ( suhu dan kelembapan kandang). Gangguan pernapasan yang sering menyerang kelompok chelonian dalam hal ini tortoise yaitu Rhinitis, tracheitis, serta pneumonia. Dalam kasus ini penyakit yang sering menyerang tortoise yakni rhinitis. Datang kura-kura tortoises jenis sulcata untuk cek kesehatan di klinik Tabby Pet Care, bernama demek, usia ± 3 tahun, jantan. Pemilik mengeluhkan bahwa kura-kura demek sudah flu atau sering bersin dan sudah lama sekitar hamper satu bulan, nafsu makan masih sangat bagus dan juga masih lincah. Di klinik, dilakukan pemeriksaan fisik secara keseluruhan, dan si demek tiba-tiba mengeluarkan buble atau balon dari hidungnya. Maka dapat dikatakan si demek dugaan penyakit mengarah ke rhinitis. Rhinitis merupakan suatu penyakit radang pada selaput lender hidung atau mukosa hidung. Penyebab dari penyakit ini bisa karena alergi yaitu semprotan bahan kimia, sebab reptile sangat sensitive dengan bau yang menyengat, kemudian infeksi bakteri serta infeksi virus. Gejala yang Nampak yaitu muncul leleran atau ingus berwarna cair atau putih hingga jika infeksi parah leleran hidung yang kental, dan biasanya bias juga disertai atau tanpa disertai kesulitan untuk bernapas.
Gambar : Nampak adanya buble atau balon yang keluar dari leleran hidung tortoise

Apabila kura-kura kesayangan sudah muncul gejala seperti tersebut maka segera periksakan ke dokter hewan untuk dilakukan pemeriksaan secara lengkap dan mendapatkan penanganan yang baik. Pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit ini yaitu perbaikan manajemen kandang yaitu pengaturan suhu dan kelembapan yang ada di kandang harus sesuai dengan ideal dari tubuh tortoise. Kura-kura atau tortoise juga harus rajin untuk dijemur di bawah sinar matahari pagi sekitar pukul 07.00 hingga pukul 09.00 agar mendapatkan tambahan vitamin D yang cukup di dalam tubuhnya.

SUMBER PUSTAKA :
Delaney, CAJ. 2000.. Exotic Companion Medicine Handbook. Biological Education Network, Lake worth. Florida.
Robert J, Brown M, dkk. 2010. Desert Tortoise Rhinitis. Alabama Departmen of Agriculture and Industrie , College of Veterinary Medicine, University of Florida. Florida.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar